Moment 22/12

Hanya untukmu,Ibu

Dua puluh tahun silam

Kerikil kecil mencuat tajam

Hingga telapak mu mengeras

Kau tak lelah mengemban amanah

Rutemu tak jua berubah

Hanya untuk menyapa sisi tajam bebatuan

Tegar langkahmu kini tertatih

Namun beban batu tak kunjung kau lepas

Ibu…

Mereka bilang engkau keras kepala

tapi ku tau engkau mulia

karena kumenjamah yang tersirat

Ibu…

Tak akan ada wanita kedua hingga ku tak lagi  menunggu pagi

Diterbitkan di: on 23 Desember 2009 at 8:09 am  Komentar (1)  

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://atnadewi.wordpress.com/2009/12/23/moment-2212/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Satu komentarTinggalkan komentar

  1. Mantap………


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.